Apa itu ACP (Aluminium Composite Panel)?: Jenis, Harga & Keunggulan 2026

Apa itu ACP (Aluminium Composite Panel) Jenis, Harga & Keunggulan 2026

Aluminium Composite Panel (ACP) adalah material konstruksi datar yang terdiri dari dua lembaran aluminium tipis yang mengapit inti berbahan polyethylene (plastik) atau material tahan api. Kombinasi ini menghasilkan panel yang ringan namun kaku dan kuat, menjadikannya pilihan utama untuk pelapis dinding (cladding) fasad gedung, billboard, hingga desain interior modern. ACP populer karena ketahanannya terhadap cuaca, kemudahan instalasi, serta variasi estetika warna dan motif (seperti kayu atau marmer).

Key Takeaways

  • Komposisi: Sandwich panel aluminium-polyethylene-aluminium.
  • Jenis Utama: PVDF (untuk eksterior/tahan cuaca) dan PE (untuk interior).
  • Kelebihan: Ringan (3.5-5.6 kg/m²), tahan karat, mudah dibentuk (tekuk/lengkung), dan estetis.
  • Estimasi Harga 2026: Mulai dari Rp305.000 (Interior) hingga Rp776.000 (Eksterior) per lembar standar.

Jenis-Jenis ACP: Jangan Salah Pilih!

Memilih jenis ACP yang tepat sangat krusial untuk durabilitas bangunan Anda. Berikut perbedaan mendasarnya:

1. ACP Jenis PVDF (Poly Vinyl De Flouride)

Didesain khusus untuk EKSTERIOR.

  • Karakteristik: Memiliki lapisan cat yang sangat tebal dan kuat.
  • Keunggulan: Tahan terhadap paparan sinar UV, hujan asam, dan polusi tanpa memudar warnanya selama bertahun-tahun.
  • Penggunaan: Fasad gedung bertingkat, papan reklame luar ruang, SPBU.

2. ACP Jenis PE (Polyester)

Didesain khusus untuk INTERIOR.

  • Karakteristik: Lapisan cat lebih tipis (biasanya 1 lapis) dengan harga lebih ekonomis.
  • Keunggulan: Pilihan warna dan motif lebih variatif untuk dekorasi.
  • Penggunaan: Partisi ruangan, plafon artistik, penutup kolom, kitchen set.

Analisis Pakar: Mengapa ACP Masih Jadi Primadona di 2026?

Sebagai spesialis fasad bangunan, penggunaan ACP menawarkan efisiensi konstruksi yang sulit ditandingi material konvensional.

  • Beban Struktur Minimal: Dengan berat hanya sekitar 3,5 – 5,6 kg/m², ACP mengurangi beban mati (dead load) pada struktur bangunan secara signifikan dibandingkan beton atau batu alam. Ini sangat menguntungkan untuk renovasi gedung tua atau bangunan di daerah rawan gempa.
  • Isu Keamanan (Fire Safety): Perlu dicatat bahwa inti polyethylene biasa mudah terbakar. Untuk gedung tinggi (high-rise), sangat disarankan menggunakan ACP jenis Fire Retardant (inti mineral tahan api) seperti merek Alcotuff, untuk meminimalisir risiko penyebaran api vertikal yang cepat.
  • Risiko Delamination: Masalah umum adalah lapisan aluminium terlepas dari intinya (menggelembung). Ini biasanya terjadi jika menggunakan ACP tipe PE di luar ruangan. Pastikan spesifikasi material sesuai peruntukannya untuk menghindari biaya perbaikan mahal.
Baca Juga :  Huruf Timbul Stainless: Jenis, Keunggulan & Estimasi Harga (Update 2026)

Tabel Harga Pasaran ACP (Estimasi 2026)

Berikut adalah kisaran harga per lembar (ukuran standar 1.220 x 2.440 mm) berdasarkan merek populer di Indonesia:

MerekTipe CoatingTebal MaterialEstimasi Harga/LembarPenggunaan
SevenPVDF0.30 mmRp 776.000Eksterior Premium
SevenPE0.21 mmRp 500.000+Interior
DecobondPE2 mmRp 305.000Interior Ekonomis
AlustarPE0.21 mmRp 700.000Interior/Signage
GlobondPE0.30 mmRp 559.250Interior
JIYUPE (Double Side)0.21 mmRp 620.000Partisi/Sekat

> Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung distributor dan lokasi.

Kesimpulan

Aluminium Composite Panel (ACP) adalah solusi cerdas untuk bangunan modern yang mengejar estetika futuristik dengan biaya perawatan rendah. Kunci sukses pemasangan ACP terletak pada pemilihan jenis coating (PVDF vs PE) yang sesuai dengan lokasi pemasangan.

Saran saya, jangan pernah berkompromi dengan menggunakan ACP tipe PE untuk fasad luar hanya karena harganya murah. Warna akan cepat pudar dan lapisan bisa mengelupas dalam 1-2 tahun. Kami menyarankan Anda untuk selalu menggunakan jasa aplikator profesional, karena pemasangan sub-frame (rangka) dan sealant yang buruk adalah penyebab utama kebocoran dan panel lepas tertiup angin.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa bedanya ACP PE dan PVDF?

Perbedaan utamanya ada pada ketahanan cuaca. PVDF tahan sinar UV dan cuaca ekstrem (cocok untuk eksterior), sedangkan PE lebih tipis dan ditujukan untuk interior yang tidak terpapar matahari langsung.

Apakah ACP tahan api?

Tidak semua. ACP standar dengan inti polyethylene (plastik) bisa terbakar. Untuk keamanan gedung tinggi, wajib menggunakan ACP jenis Fire Retardant (FR) yang intinya mengandung mineral tahan api.

Berapa ukuran standar per lembar ACP?

Ukuran standar internasional untuk satu lembar ACP adalah 1.220 mm x 2.440 mm (sering disebut ukuran triplek). Namun, ada juga ukuran jumbo atau custom sesuai pesanan proyek besar.

Baca Juga :  Perbedaan Sticker Cutting vs Printing: Pilih Mana untuk Papan Nama Bisnis? ( Tahun 2026)

Apakah ACP bisa dicat ulang?

Bisa, namun tidak disarankan menggunakan cat tembok biasa. Harus menggunakan cat khusus logam (seperti cat duco) dengan teknik semprot (spray) setelah permukaan diamplas dan diberi primer agar hasilnya rapi dan awet.

Author: Dea Ananada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *